Langsung ke konten utama

Puisi Untuk Sang Pengemis

LELAKI TUA

 Source : Tribunnews

Bertopi coklat dengan sobek dipinggarnya
Raut mukanya terlihat begitu hampa
Seakan tidak ada yang membuat ia bahagia di dunia
Seperti layaknya orang tersiksa

Tubuh kurus kering seperti tidak bernyawa
Waktu untuk tertawa pun tidak ada
Apalagi untuk makan sepuasnya

Tiap hari selalu meminta
Barangkali ada yang memberinya cinta
Yang bisa membuat lelaki itu sedikit bahagia
Dihiasi senyuman hangat di wajahnya

Anaknya kemana?
Apakah mereka tega meninggalkan ia sebatang kara?
Apakah mereka juga merasakan hal yang sama?
Atau mungkin suka pamer di dunia maya?

Rizqiyahlailya

Komentar